Transportasi di Tambang Bawah Tanah


Pengangkutan dalam tambang bawah tanah adalah pengangkutan material lepas  hasil cutting dari dalam tambang sampai ke permukaan tanah.

Pengangkutan dalam tambang bawah tanah berdasarkan fungsinya dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Angkutan samping  (auxiliary)
  2. Angkutan utama

Faktor – factor yang mempengaruhi pemilihan system pengangkutan adalah:

  1. Out put dan umur tambang
  2. Struktur geologi
  3. Sistem masuk dalam tambang
  4. Metode penambangan.
  5. Jarak dan gradient
  6. Pengangkutan karyawan
  7. Pengangkutan debris
  8. Pengangkutan supply dan peralatan.

Adapun metode metode pemindahan material hasil cutting dalam tambang bawah tanah

  1. Non mekanis
  1. Chutes, vertical transfer, trhough inclined untuk memanfaatkan gaya gravitasi . Metode ini digunakan untuk jarak pendek dengan kemiringan 35º hingga vertical.
  1. Alat Mekanis
  1. Scraper dan slusher hoist
  2. Load haul dump machines (LHD) machines.
  3. Rocker Shovel
  4. Gathering Arm Loader
  5. Lokomotif dan Lory
  6. Rope Haulage
  7. Belt conveyor, chain conveyor, shacking pan conveyor
  8. Shuttle car
  9. Truck
  10. Cage dan drum hoist
  11. Skip dan drum hoist
  12. Pipa dan pompa.

Apabila dua macam alat pengangkutan ditinjau dari segi teknis dapat digunakan dalam sebuah tambang bawah tanah, maka untuk memilih sebuah alternative yang terbaik dari alat alat pengangkutan  tersebut  didasarkan pada tinjauan ekonomis. (to be continued)

One response to “Transportasi di Tambang Bawah Tanah

  1. kalau dapat tlg dikirimkan disain tambang dalam batubara dan emas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s