Chain Conveyor


Obyek angkutan di tambang batu bara bawah tanah adalah pekerja bawah tanah, batu bara, ampas batuan, peralatan dan material. Setelah dimulai pembangunan tambang batu bara, seiring dengan proses pendalaman dan penjauhan daerah penambangan di dalam tambang bawah tanah, jarak pengangkutan menjadi panjang, sehingga sistem pengangkutan dari portal hingga ke permuka kerja menjadi bertingkat-tingkat dan kompleks. Apabila perencanaan pengangkutan tidak rasional, seberapapun telah dilakukan mekanisasi lokasi penambangan, tidak dapat diharapkan efektifitasnya. Sangatlah penting untuk menetapkan struktur kerangka tambang bawah tanah secara rasional dengan memandang jauh ke depan, kemudian mengombinasikan metode pengangkutan yang tepat untuk membuat rencana pengangkutan menyeluruh yang rasional dan efektif. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan, bahwa keberadaan tambang batu bara ditentukan oleh pekerjaan pengangkutan. Peralatan transportasi dalam tambang bawah tanah sangat penting. Berbagai jenis peralatan digunakan salah satunya adalah chain conveyor. Chain conveyor ini merupakan salah satu alat angkut primer yaitu peralatan yang ada di permuka kerja. Sebagai contoh penggunaan AFC atau Armored Flexible Conveyor. AFC ini digunakan sebagai lintasan shearer. AFC adalah jenis dari chain conveyor yang mempunyai kapasitas tinggi. Karena pentingnya penggunaan chain conveyor ini maka perlu dilakukan perawatan yang intensif.

Chain conveyor merupakan alat transportasi yang langsung bersentuhan dengan permuka kerja dan chain conveyor ini tidak boleh tidak ada dalam ekstraksi batu bara secara mekanis dengan drum cutter. Di Ikeshima Coal Mine juga sudah digunakan sejak dimulai produksi batu bara komersial pada tahun 1959. Chain conveyor sendiri pada tahun 1903 sudah diproduksi oleh Parson Chain Company. Seiring semakin majunya teknologi penambangan maka daya dari chain conveyor pun makin berkembang, sistem rantainya berubah dari side chain menjadi double center chain, dan daya yang pada awalnya 40 kw menjadi 450 kw atau lebih. Tegangan listrik yang digunakan juga meningkat dari 500 v ke 1100 v. Contoh chain conveyor dengan spesifikasi utama daya motor listrik 100 kw dan 450 kw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s